Daun sirih sebagai solusi masalah kewanitaan
Menurut
Sastroamidjojo (1997), Indonesia memiliki jenis tanaman obat yang banyak
ragamnya. Jenis tanaman yang termasuk dalam kelompok tanaman obat mencapai
lebih dari 1000 jenis, salah satunya yaitu sirih (Piper betle L.). Daun sirih
dapat digunakan untuk pengobatan berbagai macam penyakit diantaranya obat sakit
gigi dan mulut, sariawan, abses rongga mulut, luka bekas cabut gigi, penghilang
bau mulut, batuk dan serak, hidung berdarah, keputihan, wasir, tetes mata,
gangguan lambung, gatal-gatal, kepala pusing, jantung berdebar dan trachoma
(Syukur dan Hernani, 1999).
Hasil
penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 9 isolat jamur endofit berhasil diisolasi
dari daun Sirih (P. betle L.), yaitu 5 isolat jamur endofit sampel dari Ds.
Banjaranyar dan 4 isolat jamur endofit sampel dari Kel. Ketawanggede. Hasil uji
9 isolat jamur endofit, memperlihatkan bahwa semua isolat dapat menghambat
pertumbuhan bakteri S. Aureus dan E. coli dengan zona hambat 31,76 mm pada S.
aureus dan 23,44 mm pada E. coli. Sedangkan pada jamur C. albicans
memperlihatkan zona hambat sebesar 1,96 mm, dua dari isolat jamur endofit tidak
bisa menghambat pertumbuhan jamur C. albicans yaitu, isolat B1 dan isolat K1
oleh karena itu Daun sirih terbukti memiliki senyawa aktif sebagai aktivitas
antimikroba.
Mengacu
pada standart umum yang dikeluarkan oleh Departemen Kesehatan (1988) disebutkan
bahwa mikroba dinyatakan peka terhadap antimikroba asal tanaman apabila
mempunyai ukuran diameter daya hambatannya 12 - 24 mm. Hasil pengamatan
tersebut menunjukkan bahwa ekstrak daun Perlakuan Rataan sirih berpengaruh
terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dengan diameter daya hambat
yang dihasilkan lebih dari standart yang ditentukan oleh Departemen Kesehatan
yaitu berdiameter 12 sampai 24 milimeter. Dari kesimpulan diatas bahwa ekstrak
daun sirih terbukti dapat menjadi antimikroba dan antibakteri sebagai bahan
alami yang dapat menyembuhkan luka serta mempercepat regenerasi penyembuhan
luka serta aman karna berasal dari bahan alami. Daun sirih yang terdapat pada
kandungan Rose-V telah disempurnakan karna dalam komposisinya terdapat tanaman
lain yang juga memiliki manfaat yang sama dan manfaat tambahan lainya yaitu
seperti kunyit putih, kancip fatimah, kayu pepet, dll.
Sumber
Sumber
1 : Haniah, Miftachul (2008) Isolasi jamur endofit dari daun sirih (Piper betle L.) sebagai antimikroba terhadap Escherichia coli, Staphylococcus aureus dan Candida
albicans. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri
Maulana Malik Ibrahim.
Sumber2:
PENGARUH
EKSTRAK DAUN SIRIH (Piper betle L.) TERHADAP PERTUMBUHAN
Staphylococcus aureus DAN Escherichia coli
DENGAN METODE DIFUSI DISK (Anang Hermawan, 2007)
Info lebih lanjut..
FREE KONSULTASI
WA
👉0821 3346 4805

Comments
Post a Comment