BAHAYA PESTISIDA!! bagi kesehatan kewanitaan !!
Literatur Jurnal
Wanita dengan tingkat risiko paparan tinggi pestisida 9,11
kali lebih besar berisiko untuk mengalami keracunan pestisida dapat
mengakibatkan dampak negatif jangka panjang bagi kesehatan reproduksi (
Gernauli, Imelda 2010).
Efek
negatif dari paparan tersebut akan menyebabkan banyak resiko terhadap masalah
kesehatan reproduksi salah satunya bagi usia matang yang belum menikah atau
telah menikah yaitu salah satu hal yang ditakutkan adalah mengganggu fungsi
organ reproduksi yang menyebabkan banyak masalah yang terjadi di organ dalam
kewanitaan dan dapat pula menyebabkan kegagalan dalam kehamilan atau
infertilitas.
Rose-v
adalah minuman herbal atau jamu secara modern dengan komposisi yang berasal
dari tumbuhan berkhasiat yang dimiliki rose-v yaitu ekstrak Manjakani sebagai
antibiotik untuk mencegah keracunan dalam tubuh karena peptisida dan kunyit
putih dapat menetralkan racun dalam tubuh. Sudah saatnya memperhatikan
kesehatan kewanitaan secara baik terlebih bagi wanita yang berada di lingkungan
pertanian dan perkebunan yang memiliki tingkat resiko lebih besar terhadap
paparan keracunan pepstisida yang dapat menyebabkan masalah serius dikemudian
hari tanpa mengeluarkan uang yang banyak untuk memiliki produk Rose-v sebagai
cara pencegahan bagi kesehatan dan mendapatkan hasil yang jauh dari diharapkan
pentingnya perhatian lebih karena kesehatan masalah reproduksi adalah aset masa
depan yang tidak bisa digantikan harganya dengan penyesalan dikemudian hari.
sumber : PURBA,
IMELDA GERNAULI (2010) ANALISIS
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KADAR KOLINESTERASE PADA PEREMPUAN USIA
SUBUR DI DAERAH PERTANIAN. Masters thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.
Info lebih lanjut..
FREE KONSULTASI
WA
👉0821 3346 4805

Comments
Post a Comment